Tuesday, July 30, 2013

Gangguan Dan Kelainan Pada Sistem Reproduksi Manusia

Ruh4dian - Dalam menjalankan fungsinya, sistem reproduksi manusia terkadang mengalami gangguan maupun kelainan dan penyakit akibat virus maupun bakteri.

Gangguan Pada Sistem Reproduksi Manusia

Adapun beberapa di antara gangguan maupun kelainan dan penyakit terhadap sistem reproduksi manusia ialah, sebagai berikut.

  • AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome)
Acquired berarti diperoleh, Immuno Deficiency berarti kekebalan yang rapuh,  dan syndrome berarti penyakit, sehingga pengidap AIDS mudah tsekali terserang oleh penyakit. AIDS disebabkan oleh virus yang disebut HIV (Human Immuno Deficiency Virus). Viirus ini menyerang sel darah putih tertentu, dimana sel darah putih berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuh, yaitu menangkal infeksi atau serangan penyakit terhadap tubuh. Apabila virus HIV bersarang dalam sel darah putih dan merusak sel darah putih, maka tubuh akan menjadi lemah dan mudah terserang penyakit. Virus HIV dapat berpindah dari seseorang ke orang lain atau menular. Penularan HIV tidak menyebar melalui udara, atau karena berjabatan tangan dengan si penderita AIDS. Virus HIV juga tidak menular melalui peralatan makan si penderita. Tetapi virus HIV dapat menular masuk ke tubuh orang lain melalui transfusi darah (donor darah seseorang yang terkena infeksi HIV) atau melalu alat-alat yang menyebabkan luka, seperti jarum suntik, jarum infus. Virus HIV pun dapat menular dengan kontak seksual.

  • Gonorea
Gonorea disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini pun dapat menular melalui kontak seksual. Penderita gonorea akan merasa sakit pada saat urinasi, terkadang urine mengeluarkan nanah. Jika penderita gonorea tidak tidak diobati, maka dapat merusak saluran reproduksi , yaitu saluran sperma pada pria dan saluran tuba fallopi pada wanita, sehingga dapat mengakibatka kemandulan.

  • Herpes Genetalis
Herpes generalis disebabkan oleh virus Herpes simpleks. Gejala gangguan herpes genetalis antara lain, timbulnya rasa gatal atau sakit pada daerah kelamin dan adanya luka yang terbuka atau lepuhan berair.

  • Klamidia
Klamidia disebabkan oleh bakteri Chlamidia trachomatis. Gejalanya pada laki-laki biasanya terasa sakit ketika buang air kecil dan terjadi pembengkakan pada testis. Gejala pada wanita biasanya terdapat bercak darah di luar masa menstruasi. Tetapi terkadang juga gangguan ini timbul tanpa gejala.

  • Sifilis
Sifilis disebabkan oleh sejenis bakteri Treponema pallidum. Bakteri ini biasanya dapat menular melalui kontak seksual. Namun demikian bakteri ini juga dapat menular melalui jalan lain, misalnya bayi yang dilahirkan dari ibu penderita sifilis. Gangguan ini akan ditandai dengan adanya luka pada alat kelamin. Jika tidak segera diobati, maka bakteri ini akan merusak sel otak, melumpuhkan tulang, atau merusak jantung dan pembuluh darah.