Saturday, July 20, 2013

Gangguan Dan Kelainan Pada Sistem Gerak Manusia

Gangguan Dan Kelainan Pada Sistem Gerak Manusia
Ruh4dian - Sistem gerak pada manusia tersusun atas rangka dan otot. Rangka merupakan alat gerak pasif yang tersusun atas tulang-tulang dengan berbagai bentuk. Sedangkan otot merupakan alat gerak aktif.

Sistem gerak manusia bisa mengalami gangguan atau penyakit dan kelainan. hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya kelainan sejak lahir, karena makanan, kebiasaan yang salah, maupun akibat kecelakaan. Sehingga hal itu bisa memberikan dampak negatif atau efek fatal bagi kondisi tubuh. Oleh karena itu, alangkah baiknya kita mengetahui dan mengenal apa-apa saja gangguan dan kelainan itu. Nah, adapun beberapa macam contoh gangguan dan kelainan terhadap sistem gerak manusia ialah, sebagai berikut.

1. Artritis

Artritis merupakan penyakit sendi. Penderita penyakit ini mempunyai tulang rawan sendi yang rusak. Kerusakan ini menyebabkan sendi menjadi terasa sakit dan bengkok. Terkadang sendi yang terkena artritis tidak dapat digerakkan. Salah satu bentuk artritis ialah rematik.

2. Fraktura (patah tulang)

Meskipun kuat dan lentur, tulang-tulang dalam tubuh manusia pun bisa mengalami fraktura. Jika tulang patah tetapi bagian ujung yang patah tidak menembus kulit, maka itu disebut dengan fraktura tertutup. Tetapi jika ujung tulang yang patah keluar menembus kulit, maka itu disebut dengan fraktura terbuka.

3. Kifosis

Kifosis merupakan kelainan dengan melengkungnya tulang belakang yang berlebihan di bagian dada ke arah belakang. Orang yang mengalami kelainan ini tubuhnya terlihat bungkuk. Kifosis dapat disebabkan karena penyakit (misalnya penyakit TBC dan riketsia) atau akibat kebiasaan yang salah.

4. Lordosis

Lordosis merupakan kelainan dengan melengkungnya tulang belakang yang berlebih ke arah depan di bagian pinggang. Orang yang mengalami kelainan ini pinggangnya terlihat lebih menonjol ke depan. Lordosis dapat disebabkan karena perut penderitanya yang terlalu besar (misalnya karena hamil atau kegemukan), riketsia, atau juga karena kebiasaan yang salah.

5. Skoliosis

Skoliosis merupakan kelainan dengan melengkungnya tulang belakang ke arah samping. Skoliosis dapat disebabkan oleh polio atau juga kebiasaan yang salah.

6. Osteoporosis

Osteoporosis terjadi karena kekurangan mineral. Osteoporosis umumnya terjadi pada orang dewasa. Orang dewasa biasanya menghasilkan lebih sedikit hormon, sehingga osteoblast sebagai pembentuk tulang menjadi kurang aktif dan masa tulang pun menjadi berkurang. Tulang yang kekurangan mineral menjadi rapuh dan mudah patah.

7. Riketsia

Riketsia terjadi karena kekurangan vitamin D yang membantu penyerapan kalsium dan fosfor dari darah hingga pengerasan tulang. Riketsia menyebabkan tulang kaki membengkok. Penyakit ini umumnya terjadi pada anak-anak.
Nah, itulah artikel tentang "Gangguan Dan Kelainan Pada Sistem Gerak Manusia". Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, bisa menghubungi Admin di menu yang telah tersedia :) Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membawa pengaruh yang baik.
"Gambar dan isi tulisan di dalam postingan ini diambil dan diperbaharui dari berbagai sumber, mohon maaf apabila terdapat kesalahan, baik itu maksud dari isi postingan ini atau kesalahan apapun. Bijaklah dan selalu belajar untuk mengambil sisi positifnya ya sob!"

Kata kunci terkait pada artikel ini:

Berbagai penyakit dan gangguan pada sistem gerak manusia

Gangguan Dan Kelainan Pada Sistem Gerak Manusia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Iqbal Ruhadian

0 komentar:

Post a Comment

Apa komentar kamu?