Thursday, July 4, 2013

Cara Mengajarkan Anak Tentang Bahaya Narkoba

Cara Mengajarkan Anak Tentang Bahaya Narkoba
Ruh4dian - Sebagaimana arti dari kepanjangannya, narkoba merupakan singkatan dari narkotika obat atau bahan terlarang yang berbahaya. Pada umumnya anak dan remaja menerima informasi tentang narkoba dari luar rumah, yang biasanya didapat melalui sebagian besar dari teman-teman sebayanya. Sangat sedikit yang memperoleh informasi itu dari rumah. Orang tua gagal mengajarkan masalah narkoba kepada anak, karena mungkin memang orang tua mengabaikannya, karena takut, jika membahas masalah itu anak justru malah menyalahgunakannya atau orang tua merasa dirinya tidak memiliki kemampuan untuk itu.

Salah satu alasan mengapa remaja mencoba memakai narkoba adalah karena narkoba membuat mereka merasa nyaman atau memunculkan perasaan nikmat. Remaja tidak percaya, bahwa pada tahap jangka panjang, mereka bisa sengsara akibat bahaya narkoba. Oleh karena itu, penjelasan kepada anak harus dapat diterima oleh akal sehat, bukan dengan cara menakut-nakuti bahayanya, dengan tanpa alasan.

Orang tua yang tidak memahami secara jelas pengaruh narkoba cenderung membuat pernyataan seperti "narkoba akan menggoreng otakmu". Pernyataan seperti itu tidak ada maknanya, karena tidak memiliki dasar ilmiah. Hal ini justru akan mengganggu kredibilitas orang tua. Jika Anda sebagai orang tua ingin didengar, maka buatlah pernyataan yang baik dan benar, berarti juga spesifik, seperti "Kokain, menyebabkan serangan jantung pada anak muda.".

Orang tua dapat memulai mengajarkan masalah dan bahaya narkoba kepada anak sejak dini, tetapi tidak terlalu dini juga. Jika anak dapat melakukannya sebelum anak menginjak usia remaja, tentu akan lebih baik. Ada beberapa kunci untuk mengajarkan tentang masalah dan bahaya narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya (narkoba atau napza) kepada anak, ialah sebagai berikut.

  • Jangan memberi ceramah, sebab hal itu menyebabkan anak menjauhi Anda.
  • Jangan menjadikan acara itu seperti pengajaran formal. Sebaliknya, ajarkan pada berbagai kesempatan setiap minggunya, seperti ketika sedang menonton televisi bersama, mendengarkan radio, membaca, pergi bersama, atau makan bersama. Saat-saat itu adalah saat-saat yang memungkinkan Anak menerima pengajaran dengan baik. Jangan terlalu banyak memberi informasi pada suatu waktu. Jika Anda memiliki beberapa anak dengan usia berbeda, sesuaikan cara Anda mengajarkan dengan minat, usia, dan perkembangan mereka.
  • Gunakan gambar-gambar berbagai jenis narkoba untuk menjelaskan, sehingga mereka mengenalnya ketika ditawarkan salah satu jenis narkoba oleh teman sebayanya. Jangan abaikan fakta bahwa narkoba memberikan rasa nikmat atau menyenangkan pada awal pemakaian. Sedangkan orang yang telah ketergantungan, mau tidak mau harus memakai narkoba untuk menghilangkan rasa sakit atau tidak nyaman, jika tidak memakai narkoba. Apabila Anda mengabaikan informasi tersebut, maka Anda tidak berkata jujur, maka anak akan bertanya-tanya mengapa banyak orang tertarik untuk menyalahgunakannya. Oleh karena itu, Anda juga perlu menjelaskan bahwa pengaruh itu hanya sebentar saja, sebab pada jangka panjang, yang terjadi adalah dampak yang tidak menyenangkan dan sangat serius, seperti gangguan pada prestasinya di sekolah, gangguan dalam kehidupan keluarga, atau bahkan dapat mengancam jiwanya. Orang tua perlu menyadari bahwa mereka sebenarnya tidak mengerti "barang" yang diperoleh atau diterimanya dari penjual, pengedar, atau teman yang menjadi pemakai narkoba. Mereka hanya mengikuti saran pengedar. Narkoba memang bukan bahan makanan atau minuman. Namun, narkoba yang digunakan dengan cara diminum atau dimakan seperti obat penenang, obat tidur, atau ekstasi bisa saja dicampur ke dalam makanan atau minuman. Oleh karena itu, anak perlu diajarkan untuk berhati-hati terhadap setiap bentuk penawaran dari orang lain, apalagi jika diberikan secara gratis.
  • Jelaskan bahwa jika seseorang memakai narkoba untuk menghindari persoalan, menghilangkan rasa sakit dan stres, maka pengaruh itu hanya sementara. Sebab setelah itu, rasa sakit, stres, dan penderitaan itu akan muncul kembali, bahkan akan lebih buruk, karena tidak ada tindakan apa pun untuk mengatasinya. Dengan pemakaian berulang, persoalan-persoalan lain akan segera muncul.

Nah, itulah artikel tentang "Cara Mengajarkan Anak Tentang Bahaya Narkoba". Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, bisa menghubungi Admin di menu yang telah tersedia :) Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membawa pengaruh yang baik.
"Gambar dan isi tulisan di dalam postingan ini diambil dan diperbaharui dari berbagai sumber, mohon maaf apabila terdapat kesalahan, baik itu maksud dari isi postingan ini atau kesalahan apapun. Bijaklah dan selalu belajar untuk mengambil sisi positifnya ya sob!"

Kata kunci terkait pada artikel ini:

Tips memberi pengetahuan terhadap anak tentang efek buruk narkoba

Cara Mengajarkan Anak Tentang Bahaya Narkoba Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Iqbal Ruhadian

0 komentar:

Post a Comment

Apa komentar kamu?