Wednesday, July 10, 2013

Perbedaan Antara Manusia Dengan Malaikat

Perbedaan Antara Manusia Dengan Malaikat
Ruh4dian - Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari api, dan Adam diciptakan dari apa yang telah diterangkan kepadamu." (Hadits riwayat Muslim)

Dari hadits tersebut dapat diketahui bahwa asal kejadian beberapa makhluk Allah Subhanahu wa Ta'ala, yakni malaikat diciptakan dari cahaya, jin dari api, serta manusia diciptakan dari tanah, sebagaimana terdapat dalam Al-Qur'an surat Al-Mu'minun ayat 12: "Dan dengan sesungguhnya Kami ciptakan manusia dari sari pati tanah."


Perbedaan manusia dengan malaikat berdasarkan sifat-sifatnya

Adapun beberapa sifat yang membedakan antara manusia dengan malaikat, yaitu sebagai berikut.
  • Semua malaikat taat, berbakti, dan takwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mereka tidak pernah mengingkari, berbuat dosa, dan durhaka kepada-Nya. Malaikat hanya dibekali akal saja, dan tidak dibekali nafsu, sehingga ketakwaan mereka kepada Allah tidak terganggu oleh sesuatu apapun. Di pihak lain, manusia adalah makhluk yang dibekali dengan akal dan nafsu. Terkadang ia taat, berbakti, dan takwa, terkadang berbuat dosa dan durhaka kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ketakwaannya tidak pernah stabil (naik turun keimanan).
  • Malaikat tidak berjenis kelamin, sedangkan manusia terdiri dari dua jenis kelamin, yaitu laki-laki dan perempuan. Oleh karena itu, malaikat tidak mempunyai nafsu syahwat atau birahi serta tidak berkembang biak. Adapun manusia mempunyai nafsu syahwat terhadap lawan jenisnya dan bisa berkembang biak sehingga menghasilkan keturunan dan mengalami siklus kehidupan, di mana manusia akan mati dalam jangka waktu tertentu.
  • Malaikat berbadan halus atau gaib. Oleh karena itu malaikat tidak membutuhkan hal-hal yang bersifat materi seperti makan, minum atau bahkan tidur. Adapun manusia selain mempunyai jiwa atau badan halus juga memiliki badan kasar (materi). Oleh karena itu, manusia membutuhkan makan, minum dan tidur serta yang lainnya, yang bersifat kebendaan.

Perbedaan manusia dengan malaikat berdasarkan tugas dan kewajibannya

Manusia diberi tugas oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala sebagai khalifah (pengganti) di bumi. Sebagai khalifah, manusia berkewajiban mengelola bumi dan isinya. Dalam menjalankan tugasnya, manusia dibekali oleh Allah dengan akal dan nafsu, serta dibimbing oleh wahyu Allah. Tanpa akal, manusia tidak mungkin dapat berpikir dan bisa mengetahui bagaimana mengelola bumi. Tanpa nafsu manusia tidak akan memiliki gairah hidup. Namun dengan akal dan nafsu saja, manusia bisa tersesat sehingga manusia membutuhkan wahyu.

Adapun malaikat diciptakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala, dengan tugas dan kewajiban masing-masing. Tugas dan kewajibannya itu sangat erat kaitannya dengan manusia. Ada malaikat yang tugasnya memikul Arsy (makhluk Allah yang paling tinggi, berupa singgasana seperti kubah yang mempunyai tiang-tiang yang dipikul dan dikelilingi oleh para malaikat). Bahkan ada beberapa malaikat yang diberi tugas tertentu yang umat Islam wajib untuk mengetahuinya. Mereka berjumlah sepuluh (10), yaitu sebagai berikut.
  • Jibril, bertugas menyampaikan wahyu kepada para nabi dan rasul Allah.
  • Mikail, bertugas mengurusi kesejahteraan makhluk, misalnya mengurusi dan mengalirkan hujan (rezeki) ke daerah-daerah yang diperintahkan atau dikehendaki oleh Allah.
  • Israfil, bertugas meniup sangsangkala  (terompet) yang menandai datangnya hari kiamat besar kelak. Tiupan pertama akan mengejutkan seluruh makhluk, tiupan kedua mematikan makhluk, tiupan ketiga membangkitkan manusia untuk menghadap Allah Subhanahu wa Ta’ala.
  • Izrail, bertugas mencabut nyawa manusia dan semua makhluk lainnya.
  • Munkar dan Nakir, yaitu 2 malaikat yang ditugaskan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk menanyai manusia di alam kubur.
  • Raqib dan Atid, yaitu 2 malaikat yang ditugaskan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala mencatat amal perbuatan manusia sehari-hari. Perbuatan baik dicatat oleh malaikat Raqib yang berada di sebelah kanan manusia, dan amal buruk dicatat oleh malaikat Atid yang berada di sebelah kiri manusia.
  • Malik, bertugas menjaga neraka dan memimpin para malaikat penyiksa penghuni neraka. Malaikat Malik juga dikenal dengan Malaikat Zabaniyah.
  • Ridwan, bertugas menjaga surga dan memimpin para malaikat pelayan surga.

Perbedaan manusia dengan malaikat berdasarkan derajat dan kedudukannya

Dari semua makhluk yang di ciptakan Allah Subhanahu wa Ta’ala, manusia merupakan makhluk yang paling mulia, sehingga kedudukan malaikat pun di bawah derajat yang dimiliki manusia. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: "Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkat mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan." (Al-Qur'an surat Al-Isra' ayat 70)

Jika malaikat hanya di beri akal, manusia dikaruniai akal dan juga nafsu. Manusia yang dapat mengendalikan nafsunya mendapat penilaian tinggi di hadapan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebaliknya, manusia yang tidak dapat mengendalikan hawa nafsunya, maka derajatnya akan lebih rendah dari binatang.

Nah, itulah artikel tentang "Perbedaan Antara Manusia Dengan Malaikat". Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, bisa menghubungi Admin di menu yang telah tersedia :) Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membawa pengaruh yang baik. Wallahu a'lam bisshawab
"Gambar dan isi tulisan di dalam postingan ini diambil dan diperbaharui dari berbagai sumber, mohon maaf apabila terdapat kesalahan, baik itu maksud dari isi postingan ini atau kesalahan apapun. Bijaklah dan selalu belajar untuk mengambil sisi positifnya ya sob!"

Kata kunci terkait pada artikel ini:

Berbagai hal yang membedakan manusia dengan malaikat

Perbedaan Antara Manusia Dengan Malaikat Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Iqbal Ruhadian

0 komentar:

Post a Comment

Apa komentar kamu?