Go Green

Contoh-contoh Nasihat Rasulullah Terhadap Anak

Contoh-contoh Nasihat Rasulullah Terhadap Anak
Ruh4dian - "Wahai anakku, jika kamu bisa hidup di waktu pagi dan petang hari dalam keadaan hatimu tidak menyimpan kedengkiaan, maka lakukanlah. Wahai anakku, itulah sunnahku. Dan barangsiapa yang menghidupkan sunnahku, maka sungguh dia telah menghidupkanku. Dan barangsiapa menghidupkanku, maka ia bersamaku di surga." (Hadits riwayat At-Tirmidzi).  Adapun beberapa contoh nasihat Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam terhadap anak ialah, sebagai berikut. 
 
1. Berbicara Sesuai Kadar Kemampuan Intelektual Anak
Diriwayatkan saat Perang Badar, para sahabat dapat menangkap seorang anak gembala dari suku Quraisy. Kemudian, para sahabat bertanya berapa jumlah pasukan Quraisy. Karena anak tersebut tidak tahu jumlah bilangan yang besar, maka ia tidak menjawab dengan baik. Kemudian, datang Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan bertanya kepada anak gembala itu: "Berapa ekor unta yang mereka sembelih untuk dimakan?" Anak itu menjawab: "Sekitar sembilan sampai sepuluh ekor." Dengan memahami psikologis anak tersebut, maka dapat diperoleh jawaban yang tepat. Sepuluh unta kira-kira dapat dimakan oleh sembilan ratusan orang sampai seribuan orang. Itulah kira-kira jumlah pasukan Quraisy di sana dan ternyata tepat. Rasulullah telah mampu berkomunikasi dengan anak tersebut dengan metode yang tepat, sehingga berhasil membuat anak itu menjawab dengan baik.

2. Waktu Yang Tepat
Dalam riwayat Al-Hakim, dinyatakan bahwa perjalanan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan Ibnu Abbas dilakukan di atas kendaraan. Ibnu Abbas mengatakan: "Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam diberi hadiah seekor keledai. Kemudian, beliau menungganginya dengan menggunakan tali. Beliau memboncengku dibelakangnya dan berjalan bersamaku, lalu menoleh kepadaku dan berkata: 'Wahai anakku.' aku pun menjawab: 'Ya, Rasulullah.' Beliau bersabda: 'Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu."

3. Nasihat Sesuai Dengan Kejadian
Umar bin Abdillah bercerita: "Dulu, aku adalah anak kecil yang biasa di kamar Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam. Ketika tanganku mau menyantap makanan, beliau bersabda: 'Nak, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah apa yang dekat denganmu." (Hadits riwayat Bukhari).

4. Ketika Sakit
Suatu ketika Rasulullah menjenguk anak Yahudi yang sedang sakit. Diriwayatkan oleh Anas bin Malik: "Seorang Yahudi yang biasa melayani Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam sedang sakit, maka Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam membesuknya. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam lalu duduk di samping kepalanya seraya mengatakan: 'Masuklah agama Islam!" Kemudian, anak itu memandang ayahnya yang berada di sisinya. Ayahnya mengatakan, 'Ikutilah Abul Qasim (Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam)!' Maka, anak itu pun mengucapkan kalimat syahadat. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kemudian keluar sambil mengatakan: 'Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan anak itu dari neraka." (Hadits riwayat Bukhari).

Wallahu a'lam bishshawwab
Gunakan tombol di bawah ini bila bermanfaat!