Go Green

Gangguan Dan Kelainan Pada Sistem Peredaran Darah Manusia

Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah Manusia
Ruh4dian - Terdapat beberapa gangguan maupun kelainan dan penyakit pada sistem peredaran darah. Hal tersebut dapat terjadi pada darah, jantung, pembuluh darah, atau tekanan darah. Adapun beberapa di antara gangguan maupun kelainan dan penyakit terhadap sistem peredaran darah manusia ialah, sebagai berikut.
 
1. AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrome)
Acquired berarti diperoleh, Immuno Deficiency berarti kekebalan yang rapuh,  dan syndrome berarti penyakit, sehingga pengidap AIDS mudah tsekali terserang oleh penyakit. AIDS disebabkan oleh virus yang disebut HIV (Human Immuno Deficiency Virus). Viirus ini menyerang sel darah putih tertentu, dimana sel darah putih berfungsi sebagai sistem kekebalan tubuh, yaitu menangkal infeksi atau serangan penyakit terhadap tubuh. Apabila virus HIV bersarang dalam sel darah putih dan merusak sel darah putih, maka tubuh akan menjadi lemah dan mudah terserang penyakit. Virus HIV dapat berpindah dari seseorang ke orang lain atau menular. Penularan HIV tidak menyebar melalui udara, atau karena berjabatan tangan dengan si penderita AIDS. Virus HIV juga tidak menular melalui peralatan makan si penderita. Tetapi virus HIV dapat menular masuk ke tubuh orang lain melalui transfusi darah (donor darah seseorang yang terkena infeksi HIV) atau melalu alat-alat yang menyebabkan luka, seperti jarum suntik, jarum infus. Virus HIV pun dapat menular dengan kontak seksual.

2. Anemia
Anemia adalah keadaan tubuh yang kekurangan hemoglobin. Kadar Hb normal adalah 12-16% dari sel darah merah. Jumlah sel darah merah normal 5 juta/mm3. Pada penderita anemia, kadar Hb kurang dari normal.

3. Leukemia
Leukemia adalah pertumbuhan sel-sel darah putih yang tidak normal. Jaringan yang seharusnya membentuk sel darah merah justru membentuk sel-sel darah putih. Akibatnya, jumlah sel darah putih melebihi normal, sedangkan jumlah sel darah merah menurun. Leukemia disebut juga kanker darah. Banyaknya sel darah putih ini, menyebabkan sel darah putih menjadi ganas. Sel darah putih ini dapat memakan sel-sel darah merah, sehingga penderita dapat mengalami anemia akut.

4. Penyakit Jantung
Penyakit jantung merupakan gangguan kerja jantung dalam memompa darah. Penyebabnya, antara lain kelebihan kolesterol. Kolesterol yang berlebihan akan menyumbat pembuluh nadi sehingga menghambat aliran darah. Penyebab lainnya adalah kegemukan (obesitas). Tubuh orang yang gemuk memiliki banyak lemak dan darahnya banyak mengandung kolesterol, sehingga rawan penyumbatan pembuluh darah. Oleh sebab itu, kerja jantung menjadi lebih berat dalam memompa darah. Pada kasus gagal jantung , terjadi penurunan kerja atau kontraksi jantung. Akibatnya, volume darah dalam jaringan tubuh kurang karena jantung tidak dapat memompa darah dalam jumlah yang semestinya. Gejala umum orang yang berpenyakit jantung adalah nyeri di bagian dada, sesak, dan cepat lelah.

5. Tekanan Darah Rendah
Penderita gangguan ini memiliki tekanan darah yang berada di bawah normal. Pengembalian darah ke jantung berkurang akibat kerja jantung menurun. Penyebabnya, antara lain perubahan posisi tubuh dari jongkok menjadi berdiri. Saat jongkok darah tertimbun di pembuluh balik pada kaki, sehingga pengembalian darah ke jantung lembat. Selain itu, dapat juga disebabkan oleh berkurangnya volume darah akibat pendarahan atau muntaber. Gejala yang biasa timbul adalah pusing, lesu, pengelihatan berkunang-kunang, dan sering pingsan.

6. Tekanan Darah Tinggi
Gejala penyakit ini adalah tekanan darah di atas normal. Jantung penderita bekerja lebih keras, bahkan dapat memecahkan pembuluh darah. Penyebabnya dapat diduga berhubungan dengan kelebihan kolesterol yang mengakibatkan menyempitnya pembuluh nadi. Penyebab lain adalah faktor keturunan, stres, usia, kebiasaan merokok dan minuman beralkohol.

7. Thalasemia
Thalasemia merupakan penyakit keturunan di mana tubuh tidak mampu memproduksi hemoglobin dan sel darah merah. Akibatnya, penderita mengalami anemia.

8. Varises
Gejala gangguan ini berupa pembuluh balik yang melebar atau berkelok-kelok terutama pada kaki. Penyebabnya adalah kaki terlalu berat menahan beban, misalnya karena hamil atau terlalu lama berdiri. Varises yang terjadi di daerah anus dinamakan ambeien.