Saturday, September 7, 2013

Penggunaan Zat Adiktif Dan Psikotropika Di Bidang Kesehatan

Penggunaan Zat Adiktif Dan Psikotropika Di Bidang Kesehatan
Ruh4dian - Zat adiktif dan psikotropika dalam penggunaan secara sembarang dan tanpa keperluan medis memang sangat berbahaya dan bahkan dampak buruknya bisa sampai menyebabkan seseorang (yang menggunakannya secara sembarang) meninggal dunia. Dengan demikian, penggunaan zat adiktif dan psikotropika hanya dapat dilakukan oleh pihak yang berwenang seperti dokter, psikiater, atau petugas kesehatan lainnya dengan jenis dan dosis yang terkontrol atau terkendali untuk kepentingan di bidang kesehatan. Penggunaan jenis obat ini biasanya dilakukan dalam keadaan mendesak, yaitu jika obat-obat lain tidak bisa menyembuhkan. Adapun penggunaan obat-obatan yang tergolong narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya (narkoba atau napza) di bidang kesehatan antara lain, sebagai berikut.
    1. Morfin
      Morfin digunakan untuk menghilangkan rasa sakit atau nyeri yang hebat, yang tidak dapat diobati dengan analgetik non narkotik. Apabila rasa sakit semakin hebat, maka dosis yang digunakan juga semakin tinggi. Semua analgetik narkotika dapat menimbulkan adiksi (ketagihan). Morfin juga digunakan untuk mengurangi rasa tegang pada penderita yang akan dioperasi.
        2. H-3-r-o-i-n
          H-3-r-o-i-n merupakan turunan dari morfin yang berfungsi sebagai depresant, misalnya meredakan batuk.
            3. Barbiturat
              Barbiturat (pentobarbital dan secobarbital) sering digunakan untuk menghilangkan rasa cemas sebelum operasi.
                4. Amfetamin dan segala macam turunannya
                  Amfetamin digunakan untuk mengurangi depresi, menambah kewaspadaan, menghilangkan rasa kantuk dan lelah, menambah keyakinan diri dan konsentrasi, serta euforia.
                    5. Meperidin
                      Meperidin (sering juga disebut petidin, demerol, atau dolantin) digunakan sebagai analgesia. Obat ini tidak efektif untuk terapi batuk dan diare. Daya kerja meperidin lebih pendek daripada morfin.
                        6. Metadon
                          Metadon digunakan sebagai analgesia bagi penderita rasa sakit, dan digunakan pula untuk terapi pecandu narkotika.
                          Nah, itulah artikel tentang "Penggunaan Zat Adiktif Dan Psikotropika Di Bidang Kesehatan". Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, bisa menghubungi Admin di menu yang telah tersedia :) Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membawa pengaruh yang baik.
                          "Gambar dan isi tulisan di dalam postingan ini diambil dan diperbaharui dari berbagai sumber, mohon maaf apabila terdapat kesalahan, baik itu maksud dari isi postingan ini atau kesalahan apapun. Bijaklah dan selalu belajar untuk mengambil sisi positifnya ya sob!"

                          Kata kunci terkait pada artikel ini:

                          Pemakaian narkoba dalam bidang kesehatan

                          Penggunaan Zat Adiktif Dan Psikotropika Di Bidang Kesehatan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Iqbal Ruhadian

                          0 komentar:

                          Post a Comment

                          Apa komentar kamu?