Thursday, September 5, 2013

Sistem Hormon Manusia

Ruh4dian - Hormon berasal dari kata hormaein yang berarti menggiatkan atau mengacu. Di dalam tubuh, hormon berperan dalam mengatur metabolisme, pertumbuhan dan perkembangan, reproduksi, dan reaksi terhadap stres dan tingkah laku. Hormon dihasilkan oleh kelenjar endokrin dan masuk ke sistem peredaran darah. Kelenjar endokrin meliputi kelenjar hipofisis, tiroid, paratiroid, adrenal, kelenjar kelamin, dan pankreas.

Kelenjar Hipofisis (Pituitari)

Kelenjar hipofisis terletak di dasar otak. Kelenjar ini menghasilkan beberapa macam hormon yang  bertugas sebagai hormon pengatur beberapa kelenjar lain, sehingga disebut master of glands. Kelenjar hipofisis dibedakan menjadi dua, yaitu hipofisis anterior dan hipofisis posterior.
a. Hipofisis anterior (depan) menghasilkan hormon:
  • Hormon pertumbuhan (growth hormone), yang berfungsi merangsang pertumbuhan.
  • Hormon adrenotropin (ACTH), yang berfungsi mempengaruhi kerja kelenjar anak ginjal (adrenal).
  • Hormon tirotropin (TSH), yang berfungsi mempengaruhi kerja kelenjar gondok (tiroid).
  • Kelenjar prolaktin atau laktogen (LTH), yang berfungsi mempengaruhi  kerja kelenjar air susu.
  • Hormon gonadotropin, yang berfungsi merangsang kontraksi dinding otot dari tubulus ginjal.
b. Hipofisis pars intermedia menghasilkan hormon Melanocyte Simulating Hormone (MSH), berfungsi mengatur perubahan warna kulit.
c. Hipofisis posterior (balakang) menghasilkan hormon:
  • Hormon antidiuretik atau vasopresin, yang berfungsi merangsang reabsorpsi air dari tubulus ginjal.
  • Hormon oksitosin, yang berfungsi merangsang kontraksi dinding otot uterus pada saat akan melahirkan.
  • Pretesin, yang berfungsi mempengaruhi tekanan darah.


Kelenjar Tiroid (Gondok)

Kelenjar tiroid terletak di daerah leher jakun. Hormon terpenting yang disekresikan adalah tiroksin. Hormon tiroksin berfungsi mempengaruhi proses metabolisme, oksidasi sel-sel tubuh, pertumbuhan fisik, perkembangan mental, kematangan kelamin, serta distribusi air dan garam mineral. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon:
  • Hormon tiroksin.
  • Hormon tirodotropin, yang berfungsi mengatur metabolisme, pertumbuhan, perkembangan, dan kegiatan sistem saraf.
  • Hormon kalsitonin, yang berfungsi menurunkan kadar kalsium dalam darah.
Kelebihan produksi hormon tiroid menyebabkan gejala hipermetabolisme atau disebut morbus basedowi. Sedangkan, kekurangan hormon tiroid sebelum dewasa menyebabkan kretinisme (kerdil).


Kelenjar Paratiroid (Anak Gondok)

Kelenjar ini mensekresikan parathormon yang berfungsi mengatur kadar kalsium dalam darah. Kelebihan parathormon menyebabkan kelainan pada tulang, seperti rapuh,  bentuk abnormal, dan mudah patah. Sedangkan, kekurangan parathormon  menyebabkan gejala kejang otot yang disebut tetani.


Kelenjar Adrenal (Anak Ginjal)

Kelenjar adrenal terletak di atas setiap ginjal, yang terbagi menjadi bagian korteks dan medula.
a. Bagian korteks (luar) menghasilkan hormon:
  • Hormon kortikoid, yang berfungsi menyerap natrium dari darah dan mengatur reabsorpsi pada ginjal.
  • Hormon glukokortikoid, yang berfungsi menaikkan kadar glukosa darah dengan mengubah glikogen menjadi glukosa.
b. Bagian medula (tengah) menghasilkan hormon:
  • Hormon adrenalin, yang berpengaruh terhadap penyempitan pembuluh darah, mengubah glikogen menjadi glukosa, mengatur kadar gula dalam darah bersama insulin.
  • Hormon noradrenalin, yang bekerja secara antagonis terhadap adrenalin.


Kelenjar Kelamin

Kelenjar kelamin pada pria disebut testis, sedangkan pada wanita disebut ovarium. Testis mengandung sel Leydig yang menghasilkan sperma dan hormon  testosteron yang mempengaruhi pertumbuhan sekunder, seperti suara membesar dan dada menjadi bidang. Adapun ovarium menghasilkan hormon esterogen, progesteron, dan ovum. Hormon esterogen dan progesteron berfungsi dalam penebalan dinding uretus yang berkaitan dengan persiapan dan penerimaan ovum yang sudah masak untuk dibuahi, mempengaruhi timbulnya sifat kelamin sekunder perempuan, misalnya pertumbuhan buah dada dan pinggul membesar.


Kelenjar Pankreas

Kelenjar ini terletak di dekat usus dua belas jari. Berikut hormon yang dihasilkan kelenjar pankreas.
  • Hormon insulin, berperan dalam menurunkan kadar glukosa darah dengan mengubah glukosa menjadi glikogen. Kekurangan hormon insulin dapat menyebabkan diabetes melitus yang ditandai naiknya kadar glukosa dalam darah.
  • Hormon glukagon, berfungsi menikkan kadar gula darah dengan mengubah glikogen menjadi glukosa.


Kelenjar Timus

Kelenjar timus terletak di daerah dada, berfungsi pada masa pertumbuhan, yaitu mensekresikan hormon somatotrof (hormon petumbuhan). Hiposekresi menyebabkan kretinisme (kerdil). Hiposekresi menyebabkan gigantisme (pada anak dan remaja) atau akromegali (dewasa).


Kelenjar Pencernaan

lambung mensekresikan hormon gastrin, yang berfungsi merangsang sekresi hormon gastrin. Kelenjar usus memproduksi hormon sekretin yang berfungsi merangsang sekresi getah pankreas dan kolesistokinin yang merangsang vesika felea untuk mensekresikan getah empedu ke dalam usus.