Go Green

Asupan Sehat Yang Bisa Berdampak Buruk Bagi Tubuh

Asupan Sehat Yang Bisa Berdampak Buruk Bagi Tubuh
Ruh4dianMengganti mengkonsumsi camilan keripik kentang dengan mengkonsumsi kacang almond atau memilih menumis masakan dengan menggunakan minyak zaitun ketimbang menumis dengan minyak kelapa sawit merupakan beberapa contoh cara menjalani gaya hidup sehat. Namun yang perlu Anda ketahui adalah bahwa makanan yang dianggap sehat belum tentu selamanya akan memberikan dampak yang sehat dan baik pula untuk tubuh dalam jangka panjang. Entah itu cara pengolahannya atau mungkin cara konsumsinya yang berlebihan. Untuk mengetahui apa sajakah asupan sehat yang bisa berdampak tidak sehat bagi tubuh, maka simaklah ulasan-ulasan sebagai berikut!
 
1. Minyak zaitun

Minyak zaitun merupakan asupan tubuh yang mengandung komponen yang baik untuk menjaga kesehatan jantung. Salah satunya ialah asam lemak tak jenuh yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol sekaligus mengurangi resiko terkena penyakit jantung. Namun, meskipun minyak zaitun merupakan asupan yang memiliki kandungan lemak sehat, minyak zaitun pun mengandung kalori yang apabila Anda gunakan untuk menumis secara berlebihan, maka bisa menyebabkan makanan menjadi tidak sehat atau bahkan dalam jangka panjang bisa berbahaya bagi tubuh. Salah satu pakar nutrisi dan kesehatan mengutarakan bahwa hindari menuangkan minyak zaitun langsung dari botol ke dalam wajan saat menumis karena hal itu bisa menambah ratusan kalori saat pemasakan. Tetapi ukurlah takarannya menggunakan sendok.

2. Kacang-kacangan

Berbagai macam jenis kacang (kecuali kacang tanah) seperti almond, pistachio, kenari, hazelnut merupakan salah satu jenis camilan yang menyehatkan. Kacang-kacangan memiliki banyak kandungan protein dan serat. Selain itu, kacang-kacangan pun bisa membantu menurunkan kadar kolesterol. Akan tetapi perlu Anda ingat, kacang juga memiliki banyak kandungan lemak, kira-kira 80% dari kandungan keseluruhannya. Jadi meskipun sehat tetap batasi konsumsinya. Sebaiknya, hindari memakan kacang langsung dari bungkusnya, karena hal itu bisa membuat Anda tidak sadar sudah memakannya terlalu banyak. Cukup ambil segenggam (sekitar 1,5 ons) per hari.

3. Jus buah maupun sayur

Minum jus buah maupun sayur memang bisa memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral, akan tetapi hal itu juga bisa menambah kalori ekstra. Buah maupun sayur yang dijus, akan mengeluarkan lebih banyak kandungan gula dan jumlah kalorinya bisa lebih banyak ketimbang dengan buah atau sayuran yang masih dalam bentuk utuh. Jadi sebaiknya hindari meminum jus setiap hari, tetapi lebih utamakan konsumsi buah dan sayur secara utuh setiap hari.

4. Teh hijau

Teh hijau sudah sejak lama dikenal sebagai minuman sehat yang bisa membantu menurunkan berat badan, menurunkan kolesterol dan mencegah berbagai macam penyakit. Selain itu, teh hijau juga banyak digunakan untuk meredakan sakit kepala, diare dan mual. Namun meskipun demikian, bukan berarti Anda boleh mengonsumi teh hijau sebanyak yang Anda inginkan atau berapapun yang Anda mau. Mengonsumsi lebih dari lima cangkir sehari bisa meningkatkan kadar kafein di dalam tubuh. Sedangkan kelebihan kafein bisa membuat seseorang mengalami sakit kepala, diare dan mual yang akan bertambah parah. Oleh karena itu, sebaiknya minum teh hijau maupun jenis teh lainnya tidak lebih dari tiga cangkir sehari.

5. Sushi dan seafood segar

Salah satu jenis sushi klasik dan paling terkenal adalah nigirizushi, yaitu nasi kepal dengan topping makanan laut mentah seperti salmon, tuna, marlin, kakap merah, udang atau cumi-cumi. Ikan-ikanan memang kaya akan omega-3 yang baik untuk jantung dan perkembangan otak. Tapi jika dimakan mentah, maka Anda juga berpotensi terpapar metal beracun atau cairan logam berwarna abu-abu yang disebut merkuri. Jika kadar merkuri sudah terlalu banyak di dalam tubuh, maka hal itu akan berdampak negatif pada sistem syaraf dan bisa menyebabkan kanker. Untuk itu, jika Anda termasuk penggemar sushi, boleh saja mengkonsumsinya sesekali, maksimal satu kali sebulan. Hindari juga jenis ikan yang buas, atau pemakan hewan laut lain karena mengandung konsentrasi racun yang lebih tinggi. Hewan laut yang berukuran lebih kecil seperti udang, belut dan kepiting umumnya mengandung tingkat merkuri yang rendah atau lebih sedikit ketimbang ikan berukuran besar.
Nah, itulah artikel tentang "Asupan Sehat Yang Bisa Berdampak Buruk Bagi Tubuh". Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, bisa menghubungi Admin di menu yang telah tersedia :) Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membawa pengaruh yang baik. 
Kata kunci terkait pada artikel ini:

Makanan sehat yang bisa menyebabkan kesehatan tubuh terganggu
Gunakan tombol di bawah ini bila bermanfaat!