Berbagai Mitos Yang Salah Tentang Kucing

Berbagai Mitos Yang Salah Tentang Kucing
Ruh4dian - Banyak orang yang masih beranggapan atau mempercayai mitos, khususnya mitos bahwa kucing mempunyai berbagai macam hal yang bersifat anti mainstream (tidak biasa) atau bisa dibilang absurd (aneh). Bahkan yang parahnya lagi, ada saja orang-orang yang sampai berpikir untuk menghindari salah satu jenis dari hewan ini karena takut mendapatkan sial atau bahkan memeliharanya demi mendapatkan kekayaan. Namun sebaiknya kebenaran informasi apapun yang dianggap mitos maka jangan mudah dipercaya apalagi jika hal tersebut bertolak belakang dengan ajaran agama Islam, sebaiknya dibuktikan terlebih dahulu dengan bukti yang benar sebelum kamu mempercayainya apabila memang dalam agama Islam tidak ada informasi mengenai hal itu, karena sebenarnya mitos itu merupakan suatu kepercayaan yang dipandang sebagai kebenaran cerita dari waktu ke waktu. 

Hal-hal tentang kuncing yang sebenarnya hanya mitos


Adapun berbagai macam hal tentang kucing yang sebenarnya hanya mitos ialah, sebagai berikut.

1. Mempunyai sembilan nyawa


Mitos ini berkembang sejak masa kejayaan mesir. Pada saat itu kucing dipercaya mempunyai kedekatan dengan berbagai hal yang berbau sihir, mempunyai lebih dari satu nyawa, tidak mati meskipun jatuh dari tempat yang tinggi. M
itos tersebut sangatlah tidak benar, kucing tetap bisa mati jika ia jatuh dari ketinggian yang rendah. Namun sebenarnya kucing memiliki sistem keseimbangan dan koordinasi pada tubuhnya yang luar biasa atau sebuah kemampuan khusus. Jadi pada saat kucing terjatuh dari ketinggian, meskipun dengan kondisi tubuh yang terbalik, maka ia (kucing) akan segera membalikkan atau memutar tubuhnya tersebut dan langsung merenggangkan kakinya hingga angin menahan tubuhnya saat masih di udara. Saat menyentuh tanah, maka kucing akan langsung menekuk kakinya untuk meminimalisir luka atau rasa sakit akibat terjatuh dari ketinggian tersebut.

2. Terdapat virus toxoplasma pada kucing


Virus toxoplasma dapat menimbulkan bahaya bagi janin, namun banyak orang yang menduga bahwa virus tersebut ada pada setiap tubuh kucing. Dengan demikian, maka tidak heran bila banyak sekali wanita yang sedang hamil takut bersentuhan dengan kucing. Padahal mitos tersebut tidaklah benar, karena virus toxoplasma tidak hidup dalam tubuh kucing, namun bisa saja virus tersebut bersarang di tubuh kucing. Penyebarannya bisa diakibatkan oleh tempat yang kotor, seperti kandang kucing yang jarang dibersihkan atau dari kebun yang kotor. Untuk itu, agar virus ini tidak menempel dan bersarang pada tubuh kucing kesayangan kamu, maka jangan lupa untuk selalu membersihkan tempat kucing kamu sesering mungkin, jika perlu semprotkan disinfectan.

3. Menyebabkan penyakit asma pada balita


Kucing merupakan salah satu hewan yang sangat lucu dan memungkinkan bagi kebanyakan balita menyukainya. Akan tetapi, banyak orangtua yang khawatir anaknya terserang asma karena kucing, khusunya dari bulu-bulunya. Namun, ternyata hal tersebut hanyalah mitos belaka. Sebenarnya bulu kucing tidak akan menyebabkan asma bagi balita. Kecuali jika balita atau bahkan orang-orang yang melakukan kontak dengan hewan yang satu ini mempunyai bibit penyakit asma, maka akan memicu terjadinya sesak pada pernapasan. Bagi orang yang memiliki bibit asma tersebut, jangankan bulu kucing, debu sekali pun dapat memunculkan sesak napas. Nah, namun bagi kamu para orangtua yang memiliki hewan kucing sebagai hewan peliharaan, maka tetap harus mengawasi balita kamu, jangan sampai melakukan kontak berlebih dengan kucing dan pastikanlah selalu untuk memberikan perawatan pada kucing kamu sebagai pencegahan agar bulunya tidak mudah rontok dan menyebar ke mana-mana.

4. Sering memejam-mejamkan mata berarti sedang bahagia


Banyak orang yang berpikir jika kucing sedang bahagia apabila ia (kucing) memejamkan matanya, sehingga hal itu sering membuat wajahnya terlihat lucu. Namun, ternyata jika kucing sering melakukan hal tersebut, berarti itu menandakan bahwa kucing sedang mengalami stres.

5. Takut air


Mitos ini sudah sejak lama berkembang di kalangan masyarakat. Sebenarnya kucing hanya tidak suka jika bagian tubuhnya terkena air. Tentunya kucing merupakan makhluk hidup yang sama seperti hewan-hewan lainnya, yakni kucing pun membutuhkan air untuk minum. Jadi antara takut air dengan tidak suka tubuhnya terkena air itu sangat jelas berbeda.

6. Kucing hitam pertanda hal-hal negatif


Kepercayaan bahwa kucing hitam sebagai pertanda munculnya hal-hal negatif seperti mendatangkan musibah atau bencana merupakan mitos yang sangat amat parah kesalahannya. Rumor ini sering dikaitkan bahwa kucing hitam adalah peliharaan nenek sihir. Namun sebenarnya, kucing hitam sama saja atau tidak ada bedanya dengan jenis kucing-kucing pada umumnya yang memiliki warna bulu lainnya.

7. Membuat seseorang menjadi kaya raya


Mungkin di zaman sekarang masih ada orang yang percaya bahwa dengan memelihara kucing maka akan membuat atau mendatangkan kekayaan harta pada seseorang. Padahal mitos tersebut benar-benar salah besar dan dalam Islam hal tersebut merupakan perbuatan syirik (menyekutukan Allah). Sebagaimana yang kita ketahui, sesungguhnya kekayaan, (rezeki) itu datang dari Sang Pencipta Yang Maha Kaya. hanya Dia-lah yang mampu dan berhak menentukan kekayaan (rezeki) kepada siapa saja yang Ia kehendaki. Dengan usaha kamu yang dilakukan dengan maksimal (kerja keras) dan berdoa kepada-Nyalah yang bisa mendatangkan kekayaan harta yang berkah.

Nah, itulah artikel tentang "Berbagai Mitos Yang Salah Tentang Kucing". Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, bisa menghubungi Admin di menu yang telah tersedia :) Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membawa pengaruh yang baik.

"Gambar dan isi tulisan di dalam postingan ini diambil dan diperbaharui dari berbagai sumber, mohon maaf apabila terdapat kesalahan, baik itu maksud dari isi postingan ini atau kesalahan apapun. Bijaklah dan selalu belajar untuk mengambil sisi positifnya ya sob!"

Kata kunci terkait pada artikel ini:

Mitos-mitos yang salah kaprah dan terbukti tidak benar tentang kucing