Go Green

Penyakit-penyakit Berbahaya Yang Harus Diwaspadai

Penyakit-penyakit Berbahaya Yang Harus Diwaspadai
Ruh4dian - Ada sebagian penyakit berbahaya yang harus diwaspadai karena tidak memberikan keluhan atau tanda-tanda yang serius pada tahap awal sehingga menyebabkan seorang penderita tidak menyadari bahwa dirinya telah terserang atau mengidap penyakit berbahaya. Bahkan pada saat gejalanya muncul, terkadang kondisi seorang penderita sudah memburuk. Oleh karena itu, kita harus mengetahui penyakit-penyakit apa sajakah yang harus diwaspadai sebagai bentuk antisipasi (pencegahan), yakni sebagai berikut.

1. Hipertensi (tekanan darah tinggi) dan hiperkolestrolemia (kolestrol tinggi)

Hipertensi atau lebih dikenal dengan istilah tekanan darah tinggi, pada dasarnya tidak memberikan keluhan atau gejala apapun bagi para penderitanya. Idealnya, tekanan darah normal pada orang dewasa, yaitu lebih kecil dari 120/80 mmHg. Apabila tekanan darahnya lebih dari 140/90, maka disebut hipertensi grade I. Apabila tekanan darahnya lebih dari 160/100, disebut hipertensi grade II. Dan apabila tekanan darahnya melebihi 180/120, maka disebut hipertensi krisis (berbahaya). Namun yang menghawatirkan, hipertensi hingga lebih dari 200/120 pun, terkadang tidak memberikan gejala apapun. Pada kebanyakan kasus, orang yang mengidap penyakit hipertensi, hanya mengeluh gejala pusing ringan dan pegal-pegal ringan. Jadi tidak mengherankan, apabila banyak orang yang menyepelekan atau tidak ingin berobat, karena tidak ada gejala yang dirasa serius.

2. Hiperkolestrolemia (kolestrol tinggi)

Hiperkolestrolemia merupakan kondisi dimana tingkat kolestrol dalam darah melampaui kadar normal. Kondisi tersebut pada umumnya tidak mempunyai gejala atau tanda-tanda. Sehingga banyak orang yang tidak sadar atau mengetahui jumlah kadar kolestrolnya. Semakin tinggi tingkat kolestrol jahat dalam darah maka kemungkinan terkenan penyakit jantung akan semakin besar.

3. Penyakit jantung koroner

Dalam ilmu kedokteran, orang-orang yang berjenis kelamin laki-laki dan orang-orang yang berusia lebih dari 45 tahun (belum ditambah dengan faktor lainnya), sudah termasuk orang yang berisiko terkena penyakit jantung koroner. Penyakit jantung koroner, biasanya muncul dengan ditandai rasa sakit di dada sebelah kiri (seperti dada ditekan oleh benda yang berat, yang terkadang merambat ke bagian lengan, ke bagian rahang bawah, serta ke bagian pundak). Hal tersebut berarti terdapat sumbatan di bagian pembuluh darah koroner. Namun faktanya, Penyakit jantung koroner dapat muncul tanpa ditandai dengan gejala apapun. Sehingga orang-orang yang mempunyai penyakit jantung koroner pun bisa saja meninggal dengan begitu saja.

4. Diabetes melitus

Penyakit diabetes melitus atau biasa dikenal dengan penyakit kencing manis, pada umumnya tidak memunculkan gejala yang serius. Pasien yang terkena penyakit ini biasanya baru akan memeriksakan diri dan berobat setelah ada gejala yang parah. Padahal, faktor penyebabnya sederhana, yaitu kadar gula dalam darah yang tinggi. Patut untuk diakui, para dokter sulit menentukan dengan tepat kapan sebenarnya gejala penyakit ini dimulai.

5. Osteoporosis

Osteoporosis seringkali disebut sebagai 'penyakit tanpa gejala’, dan kebanyakan orang tidak mengetahui sampai sejauh mana penyakit ini berkembang. Orang-orang yang menderita penyakit osteoporosis, biasanya ditandai dengan patah tulang pada tahap awalnya. Osteoporosis yang sudah parah, dapat berpotensi melumpuhkan para penderitanya dan dapat pula mengakibatkan: patah tulang di bagian tulang belakang, pergelangan tangan maupun pinggul, menurunnya fungsi mobilitas, kecacatan pada tulang belakang (misalnya, tidak bertambah tinggi, atau menjadi bungkuk), berkurangnya fungsi paru-paru, dan insomnia (sulit tidur). Jumlah tertinggi penderita penyakit osteoporosis, terjadi pada wanita yang menopause (suatu kondisi normal yang akan dialami oleh setiap wanita seiring dengan berjalannya usia dan bukanlah suatu penyakit atau gangguan medis), terutama wanita yang memiliki berat badan rendah.

6. Penyakit ginjal kronis

Fungsi utama ginjal ialah menyaring darah dan membuang sisa-sisa metabolisme tubuh melalui urin. Namun, penyakit ginjal kronis, tidak selalu ditandai dengan adanya masalah pada urin. Dalam banyak kasus, gejala penyakit ginjal kronis baru disadari saat penyakit tersebut sudah memasuki stadium 3 atau 4. Bahkan, ada yang harus langsung menjalani hemodialisis (cuci darah).

7. Sirosis hati

Sirosis hati, dapat mengakibatkan perubahan pada struktur dan penurunan fungsi hati (organ hati yang tidak dapat bekerja sebagaimana mestinya). Gejala yang paling umum dialami oleh para penderitanya dari sirosis hati yang paling ringan yaitu tubuh terasa lemah dan tidak nafsu makan, sedangkan gejala yang paling berat yaitu bengkak pada perut dan menurunnya kesadaran. Untuk lebih pastinya, dapat diketahui melalui USG hati.

8. Aids dan hepatitis

Penularan infeksi penyakit seperti Aids yang cara penularannya melalui virus HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan hepatitis, dapat muncul tanpa ditandai adanya gejala sedikitpun. Pada kasus penyakit Aids, membutuhkan waktu bertahun-tahun dari mulai virus masuk ke dalam darah hingga muncul sebagai gejala.
Nah, itulah artikel tentang "Penyakit-penyakit Berbahaya Yang Harus Diwaspadai". Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, bisa menghubungi Admin di menu yang telah tersedia :) Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membawa pengaruh yang baik.
Kata kunci terkait pada artikel ini:

Beberapa macam penyakit berbahaya yang perlu diwaspadai
Gunakan tombol di bawah ini bila bermanfaat!