Go Green

Keutamaan Malam (Lailatul) Qadar Dan Tanda-tandanya

Keutamaan Malam (Lailatul) Qadar Dan Tanda-tandanya
Ruh4dian - Lailatul qadar (malam ketetapan) merupakan sebuah malam istimewa dan terbaik yang diperingati juga sebagai malam turunnya Al-Qur'an (firman Allah subhanahu wa ta'ala). Lailatul qadar biasa terjadi di malam ganjil (21, 23, 25, 27, dan 29) pada 10 malam terakhir di bulan ramadhan. Hal itu berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, "Carilah dia (lailatul qadar) pada 10 malam terakhir di malam-malam ganjil." (Hadits riwayat Bukhari dan Muslim)

Selain itu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam telah bersabda, "Malam itu (lailatul qadar) merupakan malam cerah, terang, seolah-olah ada bulan, malam yang tenang dan tentram, tidak dingin dan tidak pula panas. Pada malam itu tidak dihalalkan dilemparnya bintang sampai pagi harinya. Dan sesungguhnya tanda lailatul qadar yaitu matahari di pagi harinya terbit dengan indah, tidak bersinar kuat, seperti bulan purnama dan tidak pula dihalalkan bagi setan untuk keluar bersama matahari pagi itu." (Hadits riwayat Ahmad)

Adapun keutamaan malam (lailatul) qadar ialah sebagai berikut.

1. Lailatul qadar merupakan malam yang penuh keberkahan (bertambahnya kebaikan)

Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman: “Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kami-lah yang memberi peringatan. Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah.” (Al-Qur'an surat Ad-Dukhan ayat 3-4)

Malam yang diberkahi dalam ayat tersebut maksudnya adalah malam (lailatul) qadar, sebagaimana ditafsirkan pada surat Al Qadr ayat 1, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: “Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam qadar.”


Keberkahan dan kemuliaan yang dimaksud disebutkan dalam surat Al Qadr pada ayat selanjutnya, “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.” (Al-Qur'an surat Al Qadr ayat 3-5)

2. Lailatul qadar merupakan malam yang lebih baik dari 1000 bulan

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman: “Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.” (Al-Qur'an surat Al Qadr ayat 3-5)

Mujahid (pejuang atau kaum Muslimin yang secara bersungguh-sungguh berjuang untuk agamanya kapan pun dan dimana pun ia berada) dan Qotadah berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan ialah shalat dan amalan pada lailatul qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar.

3. Mendapat pengampunan dosa dengan menghidupkan malam lailatul qadar dengan melakukan shalat


Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam qadar karena iman dan mengharap ridha dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (Hadits riwayat Bukhari)
Nah, itulah artikel tentang "Keutamaan Malam (Lailatul) Qadar Keutamaan Malam (Lailatul) Qadar Dan Tanda-tandanya". Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, bisa menghubungi Admin di menu yang telah tersedia :) Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membawa pengaruh yang baik. Wallahu a'lam bishshawwab
Kata kunci terkait pada artikel ini:

Keistimewaan lailatul qadar dan tanda-tanda kemunculannya
Gunakan tombol di bawah ini bila bermanfaat!