Friday, July 18, 2014

Posisi Duduk Yang Harus Dihindari Untuk Ibu Hamil

Posisi Duduk Yang Harus Dihindari Untuk Ibu Hamil
Ruh4dian - Proses kehamilan (khususnya bagi seorang wanita yang baru dianugerahi kehamilan oleh yang Maha Kuasa melalui pasangannya) akan membawa/menciptakan sebuah kebahagiaan dan kehangatan di dalam rumah tangga atau keluarga. Namun, ada banyak hal yang perlu diperhatikan pada saat kehamilan berlangsung, seperti asupan gizi, pola hidup dan lain sebagainya. Nah pada ulasan kali ini, Admin akan membahas beberapa posisi duduk yang berbahaya bagi ibu hamil yang termasuk ke dalam pola hidup yang perlu dihindari.

Bagi anda yang kini sedang mengandung (hamil), maka perhatikanlah selalu segala aktivitas atau kegiatan sehari-hari anda, khususnya bagaimana cara anda untuk duduk dengan aman dan nyaman atau bagaimana posisi duduk yang baik bagi anda dan bagi sang buah hati yang ada di dalam kandungan.

Posisi duduk ketika sedang hamil, ternyata mempunyai pengaruh yang cukup besar bagi kesehatan janin maupun bagi sang ibu yang sedang mengandung. Menerapkan kebiasaan duduk dengan posisi yang benar merupakan suatu hal yang harus selalu diingat dan dilakukan oleh sang ibu pada saat masa kehamilan. Posisi duduk yang salah pada saat hamil akan membuat bayi di dalam kandungan terganggu dan sang ibu pun akan mengalami masalah. Lalu apa sajakah bentuk posisi duduk yang berbahaya bagi ibu hamil? Untuk mengetahui jawabannya, maka simaklah ulasan-ulasan sebagai berikut!

1. Duduk membungkuk

Biasanya pada saat sedang duduk bersantai di rumah, sang ibu yang sedang mengandung akan cenderung duduk dengan posisi membungkuk. Posisi ini sagat terlarang bagi ibu hamil dikarenakan posisi ini dapat menyebabkan ketegangan bagi sumsum tulang belakang sang ibu. Ketegangan ini tidak mampu menopang berat tubuh yang meningkat pada saat hamil.

2. Duduk dengan kaki menggantung

Khusunya bagi ibu hamil yang bekerja dan masih banyak bekerja di depan komputer, maka harus ekstra hati-hati dalam mengambil posisi duduk. Duduk dengan kaki menggantung atau bergelantungan akan membuat aliran darah ke kaki meningkat. Pembengkakan pada kaki memang merupakan suatu hal yang umum terjadi selama masa kehamilan, akan tetapi posisi duduk dengan kaki menggantung akan semakin memperparah kondisi pembengkakan pada kaki sang ibu hamil.

3. Duduk tanpa bersandar atau sandaran

Duduk tanpa menyandarkan punggung akan menambah ketegangan punggung bagi sang ibu hamil. Sakit punggung pada masa kehamilan juga akan semakin parah apabila sang ibu hamil tidak duduk dengan menyandarkan punggung sepenuhnya dan menjaga tulang belakangnya tetap lurus. Selain itu, duduk di bangku atau kursi maupun sofa dengan sandaran yang pendek selama kehamilan juga perlu dihindari bagi sang ibu yang sedang hamil. Oleh karena itu, sebaiknya sang ibu hamil menyandarkan seluruh tubuhnya ke kursi atau sofa pada saat duduk dan mengatur posisi duduknya senyaman mungkin.

4. Duduk miring atau setengah duduk

Posisi duduk ini banyak dilakukan di atas tempat tidur. Posisi setengah duduk ini dapat memberikan tekanan pada sumsum tulang belakang. Dengan demikian, hal itu bisa menyebabkan ibu hamil merasakan sakit punggung dan tulang ekor jika duduk dengan posisi ini pada waktu yang lama. Sehingga, posisi duduk seperti ini perlu untuk dihindari.

Nah, itulah artikel tentang "Posisi Duduk Yang Harus Dihindari Untuk Ibu Hamil". Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, bisa menghubungi Admin di menu yang telah tersedia :) Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membawa pengaruh yang baik. 
"Gambar dan isi tulisan di dalam postingan ini diambil dan diperbaharui dari berbagai sumber, mohon maaf apabila terdapat kesalahan, baik itu maksud dari isi postingan ini atau kesalahan apapun. Bijaklah dan selalu belajar untuk mengambil sisi positifnya ya sob!"

Kata kunci terkait pada artikel ini:

Posisi duduk yang perlu dihindari bagi ibu hamil

Posisi Duduk Yang Harus Dihindari Untuk Ibu Hamil Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Iqbal Ruhadian

0 komentar:

Post a Comment

Apa komentar kamu?