Go Green

Perilaku Teladan Nabi Ayyub

Perilaku Teladan Nabi Ayyub
Ruh4dian - Nabi Ayyub alaihis salam merupakan salah satu dari sekian Nabi Allah yang memiliki kesabaran yang luar biasa dalam menghadapi cobaan hidup yang diberikan oleh Allah subhanahu wa ta'ala. Bahkan para Malaikat Allah pun sampai memuji kesabaran beliau.

Dahulu, beliau merupakan orang yang sangat kaya dengan harta yang melimpah ruah Contohnya saja hewan-hewan ternaknya, beliau memiliki banyak sekali hewan ternak. Beliau juga dikaruniai keluarga serta anak laki-laki maupun perempuan. Namun demikian, beliau merupakan seorang mukmin sejati yang rajin bersyukur dan menunaikan hak Allah (sepeti memberi makan orang miskin, menyantuni anak yatim dan berbagai sifat terpuji lainnya).

Bentuk kesabaran Nabi Ayyub alaihis salam dalam menghadapi cobaan


Bentuk cobaan dari Allah itu banyak bentuknya atau bermacam-macam, seperti kelaparan, sakit, rasa takut, kehilangan orang yang dicintai, dan kerugian harta maupun benda. Dengan demikian setiap orang yang hidup tidak akan lepas dari cobaan. 
 
Setidaknya empat kali Nabi ayyub alaihis salam menerima cobaan atau ujian hidup yang datang secara berturut-turut. Bentuk-bentuk cobaan tersebut ialah, sebagai berikut.


  • Harta Nabi Ayyub alaihis salam habis terbakar dan hewan ternaknya banyak yang mati hingga Nabi Ayyub alaihis salam jatuh miskin.
  • Anak-anak dan pembantu Nabi Ayyub alaihis salam meninggal dunia karena tertimpa bangunan rumah mereka yang roboh.
  • Nabi Ayyub alaihis salam terkena penyakit kulit yang parah hingga harus mengasingkan diri bersama istrinya.
  • Nabi Ayyub alaihis salam ditinggalkan istrinya hingga harus hidup sendiri.


Teladan

Meskipun berbagai musibah terus menimpa, Nabi Ayyub alaihis salam tetap tabah dalam menghadapinya. Nabi Ayyub alaihis salam tidak pernah mengeluh pada setiap musibah yang menimpanya. Di tengah berbagai musibah yang menimpanya tersebut, Nabi Ayyub alaihis salam tetap menjalankan segala perintah Allah subhanahu wa ta'ala dan menjauhi larangan-Nya. Sempat beberapa kali juga setan menggoda Nabi Ayub alaihis salam (seperti membisikkan kata-kata yang menjerumuskan), akan tetapi tidak berhasil untuk memalingkan keteguhan hati Nabi Ayyub alaihis salam.

Catatan

Bentuk kesabaran ada 3 macam, yaitu:


  1. Sabar dalam melaksanakan perintah Allah subhanahu wa ta'ala.
  2. Sabar dalam menjauhi larangan Allah subhanahu wa ta'ala.
  3. Sabar dalam menerima musibah yang menimpa.

1. Sabar dalam melaksanakan perintah Allah subhanahu wa ta'ala

Dalam menjalankan setiap perintah Allah subhanahu wa ta'ala, biasanya ada banyak godaan dan halangan. Godaan dan halangan tersebut berupa seperti rasa malas, ngantuk, merasa lelah atau cape, sakit dan lain sebagainya. Dalam menghadapi godaan dan halangan tersebut kita harus senantiasa sabar dengan tetap teguh menjalankan perintah Allah subhanahu wa ta'ala dengan rasa ikhlas.

2. Sabar dalam menjauhi larangan Allah subhanahu wa ta'ala

Setiap larangan dari Allah subhanahu wa ta'ala biasanya menarik untuk dilakukan, karena setan selalu membujuk manusia untuk melakukannya. Oleh karena itu, dalam menjauhi larangan Allah subhanahu wa ta'ala diperlukan kesabaran. Tujuannya agar kita tetap pada aturan dan tidak melanggar aturan agama yang benar.

3. Sabar dalam menerima musibah yang menimpa

Sabar dalam menghadapi musibah yang menimpa artinya tidak berkeluh kesah terhadap musibah yang menimpa dan tetap sabar dalam menghadapinya. Hanya dengan bersabar segala musibah yang menimpa bisa dihadapi dengan baik. Banyak orang yang menjadi putus asa, stres, atau bahkan lupa ingatan karena tidak sabar dalam menghadapi musibah yang menimpanya. Oleh karenanya, dengan selalu beriman kepada Allah subhanahu wa ta'ala dan menyadari akan ketentuan-ketentuannya yang terbaik, maka akan membuat diri kita senantiasa gigih dalam menjalani kesabaran.


Pesan

Dari uraian kisah Nabi Ayyub alaihis salam di atas, dapat dikatakan/disimpulkan bahwa Nabi Ayyub alaihis salam tidak hanya sabar dalam menghadapi musibah, namun Nabi Ayyub alahis salam juga sabar dalam menjalankan perintah Allah subhanahu wa ta'ala dan sabar dalam menjauhi larangan-Nya. Hal itu tentu menjadi contoh untuk kita agar kita selalu beriman kepada Allah dengan segala ketentuan-Nya, karena Allah mengetahui segala sesuatunya (yang terbaik bagi hambanya) sedangkan kita tidak.
Nah, itulah artikel tentang "Perilaku Teladan Nabi Ayyub". Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, bisa menghubungi Admin di menu yang telah tersedia :) Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membawa pengaruh yang baik. Wallahu a'lam bishshawwab
Kata kunci terkait pada artikel ini:

Contoh perilaku teladan Nabi Ayyub alaihis salam
Gunakan tombol di bawah ini bila bermanfaat!