Go Green

Pencegahan Penggunaan Zat Adiktif dan Psikotropika

Pencegahan Dan Penyembuhan Akibat Penggunaan Zat Adiktif dan Psikotropika
Ruh4dian - Pencegahan penyalahgunaan zat adiktif dan psikotropika (narkoba) adalah upaya yang dilakukan terhadap faktor-faktor yang berpengaruh atau menyebabkan seseorang maupun sekelompok orang menggunakan zat adiktif dan psikotropika, baik secara langsung maupun tidak langsung, agar seseorang atau sekelompok masyarakat mengubah keyakinan atau pola pikir, sikap dan perilakunya, sehingga tidak memakai narkoba atau berhenti memakai zat adiktif dan psikotropika. Ada beberapa macam tingkat pencegahan terhadap zat adiktif dan psikotropika, yaitu sebagai berikut.

1. Pencegahan primer

Pencegahan primer adalah upaya pencegahan agar orang sehat tidak terlibat penyalahgunaan zat adiktif dan psikotropika. Pencegahan ini biasanya dilakukan dalam bentuk pendidikan, penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba, dan pendekatan melalui keluarga. Instansi pemerintah, seperti halnya BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional), lebih banyak berperan pada tahap intervensi ini. Kegiatan dilakukan seputar pemberian informasi melalui berbagai bentuk materi yang ditujukan kepada remaja langsung maupun keluarga.

Nah bagaimana cara mencegah penyalahgunaan zat adiktif dan psikotropika di dalam keluarga? Berikut adalah upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah anggota keluarga terjerumus penyalahgunaan zat adiktif dan psikotropika.

  • Pelajari fakta dan gejala dini penyalahgunaan zat adiktif dan psikotropika. 
  • Menjadikan orang tua sebagai teladan. Orang tua yang baik, hendaknya tidak atau berhenti merokok, tidak minum minuman beralkohol, atau memakai zat adiktif dan psikotropika serta membuang semua peralatan dan persediaan rokok atau minuman beralkohol.
  • Senantiasa berprilaku baik, sehingga akan membuat diri Anda menjadi contoh teladan di dalam anggota keluarga maupun masyarakat.
  • Kembangkan kemampuan Anda untuk menolak penyalahgunaan zat adiktif dan psikotropika. Jika ada teman yang memaksa atau membujuk menggunakan narkoba, maka Anda berhak menolak. Sebaiknya juga carilah kawan sejati yang tidak menjerumuskan dan menuntun prilaku Anda ke jalan yang baik/benar.
  • Ikuti kegiatan yang sehat dan kreatif.
  • Patuhi norma dan peraturan yang berlaku di masyarakat.

2. Pencegahan sekunder

Pencegahan sekunder adalah upaya pencegahan pada saat penggunaan sudah terjadi dan diperlukan upaya penyembuhan (terapi). Tahapan ini meliputi:

  • Tahapan penerimaan awal (initial intake). Tahapan ini dilakukan antara 1 sampai 3 hari dengan melakukan pemeriksaan fisik dan mental. 
  • Tahapan detoksifikasi dan terapi komplikasi medik. Tahapan ini dilakukan antara 1 sampai 3 minggu untuk melakukan pengurangan ketergantungan bahan-bahan adiktif secara bertahap.

3. Pencegahan tersier

Pencegahan tersier adalah upaya untuk merehabilitasi mereka yang telah memakai dan dalam proses penyembuhan. Tahap ini biasanya terdiri dari:

  • Tahapan stabilisasi. Tahapan ini dilakukan antara 3 sampai 12 bulan, untuk mempersiapkan pengguna kembali ke masyarakat. 
  • Tahapan sosialisasi dalam masyarakat. Tahapan ini dilakukan agar orang yang telah menyalahgunakan zat adiktif dan psikotropika (pemakai) mampu mengembangkan kehidupan yang bermakna di masyarakat. Tahap ini biasanya berupa kegiatan konseling, membuat kelompok-kelompok dukungan, dan mengembangkan kegiatan alternatif.


Nah, itulah artikel tentang "Pencegahan Penggunaan Zat Adiktif dan Psikotropika". Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, bisa menghubungi Admin di menu yang telah tersedia :) Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membawa pengaruh yang baik.
Kata kunci terkait pada artikel ini:

Cara mencegah penggunaan zat adiktif dan psikotropika
Gunakan tombol di bawah ini bila bermanfaat!