Friday, December 26, 2014

Pencemaran Udara Dan Cara Penanggulangannya

Pencemaran Udara Dan Cara Penanggulangannya
Ruh4dian - Sebagaimana kita ketahui bahwasannya pencemaran udara merupakan proses masuk atau dimasukkannya zat atau komponen lain ke udara sehingga menurunkan mutu lingkungan atau bahkan kerusakan terhadapnya. Secara umum terdapat 2 sumber pencemaran udara, yaitu:
  1. Pencemaran akibat sumber alamiah, seperti asap akibat letusan gunung berapi.
  2. Pencemaran akibat dari kegiatan manusia, seperti asap yang berasal dari transportasi, emisi pabrik, dan lain sebagainya.

Pencemaran yang berasal dari kegiatan manusia dampak dan akibatnya lebih berbahaya dibandingkan dengan pencemaran yang berasal dari alam atau yang secara alami. Pencemaran yang disebabkan oleh alam jarang terjadi, sedangkan yang berasal dari kegiatan manusia berlangsung selama manusia itu hidup dan melakukan aktivitas. Ada beberapa zat pencemar udara yang berasal dari kegiatan manusia, yaitu karbondioksida (CO), oksida sulfur (SOx), oksida nitrogen (NOx), partikulat, hidrokarbon (HC), dan oksida fotokimia.

Di Indonesia, 70% pencemaran udara disebabkan oleh emisi kendaraan bermotor. Kendaraan bermotor mengeluarkan zat-zat berbahaya yang dapat menimbulkan  dampak negatif pada kehidupan manusia. Dampak terhadap kesehatan dari pencemaran udara dalam jangka waktu lama akan berakibat pada berbagai gangguan kesehatan, seperti penyakit bronchitis, emphysema dan atau bahkan kanker paru-paru.

Dari keterangan tersebut sudah jelas, banyak sekali kerugian, bahaya dan dampak negatif dari pencemaran udara. Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk menanggulangi pencemaran udara? Nah, untuk itu ada beberapa usaha atau upaya yang dapat kita lakukan untuk menanggulangi pencemaran udara, misalnya ialah sebagai berikut. 

  • Memperbaiki sistem transportasi yang ada saat ini, yaitu dalam bentuk menciptakan sistem transportasi yang ramah lingkungan dan terjangkau oleh publik atau masyarakat banyak. Prioritas utama harus diberikan pada sistem transportasi massal dan membatasi penggunaan kendaraan pribadi. Dalam kaitan dengan itu, perlu juga diberlakukan pemakaian bahan bakar yang tanpa timbal (Pb). Mengapa? Karena timbal ini mempunyai efek yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.
  • Menanggulangi pencemaran dari industri. Hal ini dilakukan dengan mengawasi dan memperketat perizinan pendirian kawasan industri. Selain itu, melakukan penegakan hukum yang tegas terhadap industri yang melakukan pencemaran.
  • Menanami lahan-lahan kosong dengan pohon-pohon berdaun hijau dan berdaun lebat. Pohon-pohon yang berdaun hijau membantu mengubah karbondioksida menjadi oksigen (O). Karbondioksida adalah zat sisa pembakaran dari dalam tubuh manusia yang dikeluarkan ketika manusia bernafas. Sedangkan oksigen adalah zat yang diperlukan oleh tubuh manusia untuk membantu pembakaran dalam tubuh.


Pesan

Setelah kita mengetahui dampak negatif dari pencemaran udara, sebagai makhluk yang berakal dan memiliki iman sebaiknya kita senantiasa peduli dan merubah kebiasaan prilaku buruk kita, dalam hal ini khususnya yang dapat menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan, khususnya udara. Kita perlu ingat bahwa lingkungan akan mencintai kita apabila kita juga mencintai lingkungan, jadi mulailah menyadari dan bergerak ke arah yang lebih baik lagi.
Nah, itulah artikel tentang "Pencemaran Udara Dan Cara Penanggulangannya". Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, bisa menghubungi Admin di menu yang telah tersedia :) Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membawa pengaruh yang baik.
"Gambar dan isi tulisan di dalam postingan ini diambil dan diperbaharui dari berbagai sumber, mohon maaf apabila terdapat kesalahan, baik itu maksud dari isi postingan ini atau kesalahan apapun. Bijaklah dan selalu belajar untuk mengambil sisi positifnya ya sob!"

Kata kunci terkait pada artikel ini:

Faktor pencemaran udara dan upaya mengatasinya

Pencemaran Udara Dan Cara Penanggulangannya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Iqbal Ruhadian

0 komentar:

Post a Comment

Apa komentar kamu?