Pengalaman Mencari Kerja Setelah Lulus Sekolah

Pengalaman Mencari Kerja Setelah Lulus Sekolah
Mencari kerja merupakan suatu kejadian :) (maksudnya pengalaman) yang pernah saya (Admin Blog) alami. Yah meski memang menurut saya pengalaman mencari pekerjaan itu terasa penuh perjuangan. Bagaimana tidak? Jadi ketika itu saya baru saja lulus dari SMK dan memutuskan untuk melanjutkan ke dunia pekerjaan, di mana banyak hal yang harus saya lalui (saat ini alhamdulillah saya sudah memiliki pekerjaan), mulai dari sulitnya mendapatkan informasi lowongan kerja yang cocok dengan apa yang saya inginkan, lalu ketidak tahuan saya tentang bagaimana saya harus mempersiapkan segala yang dibutuhkan, hingga mencoba menitipkan atau mengirim lamaran pekerjaan ke perusahaan-perusahaan yang sebagiannya belum saya kenal dan ketahui letak lokasinya dimana.

Mempersiapkan lamaran kerja


Dengan bermodalkan informasi dari orang-orang terdekat dan tentunya juga melalui internet (dengan searching tentunya), maka saya pun mencoba mempersiapkan hal apa yang pertama-tama saya butuhkan untuk melamar pekerjaan sesuai dengan informasi yang saya dapat, seperti surat lamaran kerja, pas photo, photo copy KTP, photo copy ijazah SMA/SMK, daftar riwayat hidup atau CV (Curriculum Vitae) dan photo copy SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian). Itu semua saya buat menjadi beberapa lembar dengan amplop khusus yang biasa digunakan untuk melamar kerja (untuk nantinya digunakan ke perusahaan atau tempat bekerja yang membuka lowongan pekerjaan).

Ketika saya mendapat informasi lowongan kerja yang menarik yang tentunya jenis pekerjaannya saya anggap baik dan tidak ada unsur pekerjaan yang haram menurut sudut pandang agama saya, maka saya pun coba melamar menuju ke tempat tersebut dan biasanya menitipkan lamaran kepada satpam penjaganya.

Bekerja untuk pertama kalinya


Karena seringkali saya tidak kunjung mendapatkan panggilan dari lamaran-lamaran yang telah saya titip atau kirimkan ke tempat-tempat yang membuka lowongan pekerjaan, maka saya pun pergi ke luar kota, yakni di Jakarta untuk memenuhi saran dari kakak saya yang juga tinggal di sana agar saya bekerja di sebuah restoran yang ada di kota tersebut dan saya bisa langsung bekerja di sana tanpa surat lamaran (karena restoran tersebut dikelola oleh paman dari kakak ipar saya).

Namun, hal itu tidak berlangsung lama, yakni hanya berlangsung sekitar 2 mingguan saja saya bekerja di sana karena alasan-alasan tertentu yang membuat saya memutuskan untuk kembali lagi ke tempat asal saya dan merencanakan untuk mencari pekerjaan lagi di kota asal saya tersebut, sehingga saya pun kembali lagi ke kota tempat asal saya.

Mencari pekerjaan kembali


Setelah sampai kembali, beberapa hari kemudiannya saya pun langsung mencoba lagi melamar-melamar dan hampir saja pada suatu ketika saya bisa bekerja di sebuah pabrik yang cukup besar dan lokasinya berada di pusat kota asal saya, setelah sebelumnya saya berhasil lolos tes dari pabrik tersebut, yakni dengan harus memenuhi dan berhasil melalui syarat standar (seperti tinggi badan, batasan minimal dan maksimal usia) dan juga lain-lainnya.

Naas, padahal telah diberi harapan oleh pihak HRD (personalia) dari pabrik tersebut, bahwasannya pada saat itu saya hanya tinggal menunggu panggilan untuk wawancara kerja saja, namun takdir berkata untuk saya tidak akan bekerja di sana pada saat itu karena pihak pabrik tidak kunjung juga melakukan panggilan kepada saya via SMS maupun telepon.

Kemudian setelah beberapa saat setelahnya saya pun pernah bekerja di sebuah acara pernikahan, hanya membantu-bantu saja selama sekitar 8 jam kerja, itu pun tidak terlalu banyak bekerja, namun saya mendapat bayaran yang lumayan, yaitu rp. 100.000.

Akan tetapi pekerjaan itu hanya berlangsung sesaat (hanya sekali dan hari itu saja). Lalu saya pun pernah (yah bisa dibilang) tertipu di sebuah perusahaan abal-abal yang (sepertinya) bergerak di bidang MLM, sehingga uang saya pun terkuras rp. 100.000. Apalah daya, pada saat itu saya masih agak polos dan juga kurang mengetahui tentang dunia di bidang pekerjaan.

Namun alhamdulillah (segala puji bagi Allah) pada akhirnya, setelah mengalami berbagai hal yang telah saya ceritakan di atas dan tengah lewat sekitar 6 bulan dari waktu saya lulus sekolah, saya pun akhirnya berhasil mendapatkan pekerjaan setelah mengikuti tes dan menunggu proses panggilan kerjanya yang hampir 1 bulan lamanya. 

Saya mendapatkan pekerjaan sebagai pramuniaga atau service crew di sebuah perusahaan retail, yakni di mini market yang merupakan anak dari supermarket dari perusahaan retail tersebut. 

Meski ada hal yang tidak atau kurang sejalan dengan pemikiran saya ketika bekerja di mini market tersebut, akan tetapi saya tetap berusaha mengambil hal-hal baik atau positifnya dari pekerjaan saya tersebut dan memikirkan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik lagi kedepannya bagi diri saya pribadi, khususnya bagi agama saya, yakni Islam.

Nah, itulah artikel tentang "Pengalaman Mencari Kerja Setelah Lulus Sekolah". Apabila terdapat kesalahan dalam penulisan, mohon maaf. Jika ada kritik, saran maupun hal-hal lainnya, bisa menghubungi Admin di menu yang telah tersedia :) Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membawa pengaruh yang baik.

"Gambar di dalam postingan ini diambil dan diperbaharui dari berbagai sumber, mohon maaf apabila terdapat kesalahan, baik itu maksud dari isi postingan ini atau kesalahan apapun. Bijaklah dan selalu belajar untuk mengambil sisi positifnya ya sob!"

Kata kunci terkait pada artikel ini:

Kisah nyata dalam mencari pekerjaan sesudah lulus dari SMK